A Life Journal.

Friday, 14 December 2018

5 Buku Pengisi Waktu Luang

source: marketingweek

Membaca sebetulnya adalah salah satu hobby saya dari kecil. Jaman masih kecil banget belum bisa baca, saya dikasih buku untuk anak-anak satu seri isinya 12 kalau nggak salah oleh mama. Walau belum bisa baca tapi saya seneng banget bolak-balik buku-buku itu karena ada gambarnya lalu membuat cerita sendiri, jadi saya yang ceritain mama.

Kebiasaan udah pegang buku dari kecil berlanjut hingga saya akhirnya udah bisa baca beneran. Sekitar kelas 1 atau 2, saya seneng banget nangkring di perpustakaan kecil kakek sambil baca-bacain buku ensiklopedia dan buku tentang reptil. 

Lanjut ke jaman releasenya Harry Potter, saya bisa dibilang fans garis keras. Setelah dibeliin mama nomor 1 dan 2, saya selalu pre-order bukunya ketika mau release. Dilanjut dengan novel-novel fiction lainnya lalu berkembang baca young-adult dan poetry. Kadang baca non fiction juga sih tapi attention span saya pendek sekali kalau baca non-fiction.

Berikut adalah 5 buku favorit saya (buku-buku terbitan baru sih dan agak mainstream):

1. The Girl On The Train (2015) - Paula Hawkins
    Genre: Psychological Thriller
source: Wikipedia

Ini adalah buku bergenre thriller pertama yang saya baca karena sebelumnya emang ga pernak minat aja. Dikasih tau sama temen kantor buku ini bagus, jadilah saya baca dan ternyata seru.

Buku ini menceritakan 2 keluarga yang di awal buku sangat tidak berhubungan dan pada akhirnya ternyata mereka semua berhubungan. Satu-satunya hubungan yang ada di awal buku hanyalah Rachel (main protagonist) disini setiap hari pergi kerja naik kereta lalu selalu lewat satu rumah dan melihat kegiatan pemiliknya dari kereta. Nah, dua keluarga yang diceritakan disini adalah keluarga yang berhubungan sama si Rachel, dan keluarga si rumah tersebut.

Kalau mau baca buku ini harus fokus sama tanggal-tanggal yang ada di setiap chapternya ya karena ini alurnya maju mundur tergantung lagi ceritain keluarga mana.


2. Love & Misadventures, Lullabies Memories, The Universe of Us - Lang Leav
    Genre: Poetry


image source: drewovjas

Ok, ini bukan 1 buku tapi saya tulis sepaket aja ya. Mungkin ini adalah buku ter-in masa kini di kalangan anak-anak millenial. Bagaimana tidak, buku ini berisi kumpulan puisi yang kata-katanya dituliskan dengan sangat cantik namun nggak lebay oleh Lang Leav. Pokoknya pas baca langsung merasa masuk ke dalam buku deh!

3. Sad Girls - Lang Leav (2017)
    Genre: Young-adult
source: carrousell

Can't have enough of Lang Leav. Kali ini buku yang diterbitin adalah sebuah novel, bukan poetry. Buku ini bercerita tentang seorang remaja yang merasa bertanggung jawab atas bunuh diri temannya dan pada akhirnya ternyataa..... Pokoknya buku ini worth to read banget, berisikan kisah-kisah remaja yang relatable untuk saya. 

4. My Sister's Keeper - Jodi Picoult (2014)
    Genre: Novel, Domestic Fiction
source: jodipicoult

This is one of the saddest book I've ever read. Nggak ngerti lagi kenapa Jodi Picoult bisa kepikiran untuk nulis buku ini. Bercerita mengenai sebuah keluarga yang mempunyai tiga orang anak. Anak pertama, Jesse, merasa diacuhkan sepanjang hidupnya karena anak kedua, Kate menderita sakit leukimia dan kondisinya sangat lemah. Anak ketiga, Anna, adalah anak yang dilahirkan untuk menjadi savior bagi Kate, mendonorkan tubuhnya ketika Kate membutuhkan. Buku ini sudah diangkat ke layar lebar, tapi meh banget karena ending terpentingnya malah diganti. Sebaiknya kalau mau tau ceritanya mending baca bukunya daripada nonton filmnya.

5. Never Let Me Go - Kazuo Ishiguro (2005)
    Genre: Science Fiction
source: goodreads

Buku ini cukup unik, memang tentang romance, tapi bukan romance pada umumnya. Diceritakan ada sekelompok anak di sebuah sekolah semacam boarding school, turns out bahwa anak-anak tersebut tidak punya orang tua dan belum pernah mengetahui dunia luar, turns out bahwa ternya anak-anak tersebut adalah kloningan dari 'originals' dan dipersiapkan untuk menjadi donor. Walau mereka hanya kloningan, namun mereka juga manusia yang memiliki perasaan sama dengan manusia, bisa jatuh cinta, namun mereka memiliki kewajiban yang harus diselesaikan.

Bonus 1 buku non-fiction

6. Rich Dad Poor Dad - Robert T. Kiyosaki (2000)
    Genre: Non-ficton - Financial
source: Wikipedia

Siapa sih yang belum tau buku hits ini? Buku ini eye-opening banget untuk saya. Mengubah mindset saya mengenai keuangan dan memotivasi saya untuk “Failure is part of the process of success. People who avoid failure also avoid success.” 


What's your favorite book?
Kindly share your thoughts !
Post a Comment

Custom Post Signature

Custom Post  Signature