A Life Journal.

Wednesday, 25 April 2018

Karena Dunia Ini Bukan Hanya Tentang Lo

Kemarin-kemarin baru baca artikel punya Fadel Muhammad di timeline line, kurang lebih kaya gini artikelnya:

"Ga bisa lulus 4 tahun aja del?"
"Ga bisa pah, lagian nanti daripada IPK-nya jelek gara-gara maksain lulus cepet"
Percakapan itu muncul setelah semester 7 selesai dan gue nyiapin rencana akademis semester 8. Saat itu, gue merasa "belom selesai di kampus". Masih ada lomba-lomba yang belom pernah gue seriusin, belum pernah conference ke luar negeri, mau skripsi, dll. Gue merasa, extend 1 semester itu ga terlalu masalah. Toh semester 9 nanti gue bisa sambil kerja part time. Sebelum semester 8 mulai, gue juga udah nerima 3 amanah di luar kampus (di FIM ---Forum Indonesia Muda) dan sedang nyiapin maju mapres. Keputusan extend 1 semester kayaknya emang yang terbaik. Mungkin, ini lebih tepat dibilang ego gue......

plis baca lanjutnya disini karena ini bagus bgt buat saya mah artikelnya

Setelah baca artikel ini, tiba-tiba saya jadi tersadar gitu, bahwa dunia ini ga cuma tentang lo doang. Bahwa setiap keputusan yang saya ambil secara ga langsung akan mempengaruhi kehidupan orang-orang sekitar saya baik efeknya kecil ataupun besar.

Terus langsung baper... *reminiscing mode*

Selama ini saya hampir selalu take everything for granted. Saya mau apa, saya akan berusaha membuat semua orang ngikutin mau saya. Udah semacam test FGD lah, penggiringan opini tanpa mikirin banget juga si orang lain apakah akan merasa kecewa atau apa. Even sampai pacar saya bilang "Kalo kamu mah kalo akhirnya ga diturutin (ikut saran lain) terus diikutin tapi sambil bete. Kamu ga pernah mikirin seberapa sering orang ngikutin kamu". Waktu pas diomonginnya sih langsung jleb ya sedih amat kayanya saya ga gitu-gitu banget deh, tapi ya ada benernya juga kadang memang secara ga sadar saya suka gitu.

Lalu saya akhirnya mulai berpikir "iya juga ya", dan kemudian mulai mengkaji ulang semua keputusan yang udah saya ambil, walau mau dipikirin juga ngapain kan ya, gabisa diulang. Lalu jadi banyak 'What If's' bermunculan. Lalu panik. Lalu pengen nangis.

Lalu sisi positifnya selain panik adalah saya jadi kedepannya berusaha untuk mempertimbangkan semua aspek kiri kanan atas bawah sebelum memutuskan sesuatu karena dunia bukan cuma tentang lo.

Ketika jalan hidup kamu ga sesuai dengan yang kamu inginkan, tidak berarti kamu tidak akan bahagia selamanya atau tidak akan sukses selamanya. Respon kita terhadap hal tersebutlah yang nantinya akan membentuk jalan hidup kita yang sebenarnya. Be grateful over small things & find happiness even in the most darkest place. Maybe the world has better plans for us than our own plan and we just haven't figure it out yet.

#curhat
Kindly share your thoughts !
Post a Comment

Custom Post Signature

Custom Post  Signature